Rumus SORT: cara mengurutkan data dengan rumus
SORT menghasilkan salinan tabel yang sudah diurutkan berdasarkan kolom yang kamu pilih. Data aslinya tidak bergeser, dan hasilnya ikut berubah kalau data berubah.
Sering dipasang di luar FILTER atau UNIQUE untuk membuat peringkat otomatis.
Sintaks
Google Sheets: =SORT(rentang; kolom_urut; [naik])
Excel: =SORT(rentang; [kolom_urut]; [arah])
rentang: Tabel yang diurutkan.kolom_urut: Kolom ke berapa di rentang yang jadi acuan.naik (Sheets): TRUE untuk A ke Z atau kecil ke besar, FALSE untuk kebalikannya.arah (Excel): 1 untuk naik, -1 untuk turun.
Contoh dan hasilnya
| Sales | Produk | Qty | Harga | Total | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Andi | Dripper V60 | 2 | 120.000 | 240.000 | Lunas |
| Budi | Grinder Manual | 1 | 275.000 | 275.000 | Belum Lunas |
| Citra | Biji Kopi Arabika 250g | 3 | 85.000 | 255.000 | Lunas |
| Andi | Filter Paper 50 lembar | 4 | 45.000 | 180.000 | Lunas |
| Dewi | Timbangan Digital | 1 | 180.000 | 180.000 | Belum Lunas |
| Rumus | Hasil | Penjelasan |
|---|---|---|
=SORT(A2:F6; 5; FALSE) | Budi, Citra, Andi, Andi, Dewi | Google Sheets: urut menurun berdasarkan kolom Total (kolom ke-5). |
=SORT(A2:F6; 5; -1) | Budi, Citra, Andi, Andi, Dewi | Hasil sama, ditulis dengan argumen Excel. |
Kesalahan yang sering muncul
- Menulis FALSE di Excel atau -1 di Google Sheets. Argumen ketiganya berbeda di dua aplikasi.
- Mengurutkan sebagian kolom saja, bukan seluruh tabel, sehingga data satu baris terpisah dari pasangannya.
Di Excel dan Google Sheets
Ada di Google Sheets dan di Excel 2021 atau Microsoft 365. Argumen ketiga berbeda: Sheets memakai TRUE atau FALSE, Excel memakai 1 atau -1.